Visi:
Sekolah Inspiratif dalam mewujudkan generasi unggul yang bertakwa dan berbudaya
Misi:
1. Menumbuhkan semangat beribadah (religius);
2. Mewujudkan silaturrahim yang harmonis antar sesama (toleransi, bersahabat/komunikatif);
3. Mewujudkan pelayanan yang profesional (tanggung jawab);
4. Mewujudkan prestasi dan daya saing akademik dan non akademik (kreatif, inovatif, rasa ingin tahu);
5. Mempersiapkan murid untuk melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi. (menghargai prestasi, kreatif, gemar membaca);
6. Mengembangkan sikap dan kepribadian yang santun, beretika dan berestetika yang tinggi (religius, bersahabat/komunikatif, kreatif);
7. Menumbuhkan kesadaran warga sekolah untuk berperilaku dan bertanggung jawab dalam menjaga fungsi kelestrarian lingkungan (peduli Lingkungan);
8. Meningkatkan upaya warga sekolah dalam mencegah terjadinya pencemaran Lingkungan (peduli lingkungan);
9. Meningkatkan partisipasi warga sekolah dalam mengatasi kerusakan lingkungan (peduli lingkungan);
10. Mewujudkan lingkungan yang asri (peduli lingkungan).
11. Mewujudkan wawasan global melalui bahasa dan teknologi (inovatif, kerja keras, gemar membaca).
Tujuan:
- Minimal 90% peserta didik rutin melaksanakan ibadah wajib dan kegiatan keagamaan (doa pagi, tadarus/kegiatan rohani) setiap hari efektif sekolah.
- Terlaksananya kegiatan pembinaan keagamaan (kajian, peringatan hari besar keagamaan) minimal 1 kali per bulan.
- Angka kasus konflik/perundungan antarpeserta didik menurun hingga di bawah 5% per tahun ajaran.
- Terselenggaranya minimal 2 kegiatan kebersamaan lintas kelas/lintas budaya (mis. pentas seni, gelar budaya) pertahun ajaran.
- 100% tenaga pendidik dan kependidikan memiliki kualifikasi dan melaksanakan tugas sesuai standar kompetensi.
- Tingkat kepuasan orang tua/wali terhadap layanan sekolah mencapai minimal 85% dan Minimal 60% peserta didik mencapai kategori Cakap ke atas pada Asesmen Kompetensi Minimum (literasi dan numerasi).
- Sekolah meraih minimal 3 kejuaraan tingkat kabupaten/kota per tahun ajaran, baik akademik maupun non-akademik berdasarkan survei kepuasan tahunan
- Minimal 95% lulusan diterima di jenjang pendidikan berikutnya.
- Terlaksananya program bimbingan belajar/pengayaan intensif menjelang kelulusan setiap tahun ajaran.
- Pelanggaran tata tertib sekolah menurun hingga di bawah 5% dari total peserta didik per tahun ajaran.
- Pembiasaan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) dan budaya positif terlaksana konsisten setiap hari di seluruh warga sekolah.
- Minimal 90% warga sekolah aktif terlibat dalam program pelestarian lingkungan (penghijauan, pengelolaan sampah) setiap semester.
- Terlaksananya kurikulum/muatan lokal berwawasan lingkungan Seluruh area sekolah menerapkan sistem pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
- Tidak ditemukan indikasi pencemaran (sampah menumpuk/limbah tidak terkelola) pada audit lingkungan sekolah setiap semester.
- Minimal 80% warga sekolah terlibat dalam kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan lingkungan (kerja Tersedia area hijau/taman minimal 20% dari luas lahan sekolah.
- Piket kebersihan dan program penghijauan kelas terlaksana rutin setiap minggu. bakti, penanaman pohon) minimal 1 kali per semester.
- Minimal 70% peserta didik mampu berkomunikasi dasar dalam bahasa asing (mis. Bahasa Inggris).
- Pemanfaatan teknologi digital terintegrasi pada minimal 50% proses pembelajaran di kelas.